Mengenal sistem pengapian pada motor Yamaha RX king yang dari dulu sampai sekarang selalu menjadi primadona baik dikalangan bapak bapak atau pun muda mudi.
Pada dasarnya sistem pengapian sepeda motor RX king ini tidak lah beda jauh dengan jenis kendaraan yang lainya, dan bahkan relatif lebih mudah dipahami untuk para pemula.
Menggunakan sistem AC , arus dari spul menuju ke CDI yang kemudian di teruskan menuju ke koil dengan kondisi menjadi arus tegangan yang tinggi.
Kendaraan jenis dua tak ini memang terkenal sangat tangguh disegala Medan, baik di jalan yang rusak parah maupun jalan perkotaan
Jika kita membahas jenis motor RX king ini memang tidak ada habis nya dimakan jaman, cerita ketika dulu tahun 2000 an dimana RX king adalah raja jalanan yang sangat menawan sehingga paling primadona Dimata wanita.
Mempunyai kendaraan jenis ini pada zaman nya adalah salah satu orang yang bisa dikatakan mampu, pasal nya pada masa itu tidak semua orang bisa memiliki terkusus seperti para petani buruh seperti orang tua saya dulu.
Dan Alhamdulillah nya saya belum pernah kesampaian memiliki kendaraan ini, tapi sudah pernah mencoba nya
Perawatan motor RX king tergolong sangat lah mudah jika dibandingkan dengan jenis kendaraan motor saat ini, walaupun zaman nya sudah tertinggal jauh tetapi masih ada aja sparepart baik pada mesin bagian dalam maupun luar seperti sistem pengapian dan body nya.
Apa saja komponen sistem pengapian Yamaha RX king ini?
Seperti motor pada umum nya untuk komponen meliputi seperti:
- 1. Aki
- 2. CDI
- 3. Spul
- 4. Kiprok
- 5. Koil
- 6. Busi
Penjelasan sistem pengapian Yamaha RX king

- Jalur kabel yang berwarna hitam strip merah keluaran dari spul menuju ke CDI sebaai input utama arus. Pada jalur keluaran spul ini ketika kita konsletkan dengan masa maka akan menghasilkan percikan api dan itu pertanda bahwa pengapian berjalan dengan baik.
2. Jalur kabel yang berwarna putih / hijau dari spul menuju ke CDI adalah jalur pulser yang memiliki fungsi sebagai pemberi sinyal waktu pengapian.
3. Jalur kabel yang berwarna Oren dari CDI menuju Koil adalah jalur output CDI yang menghasilkan arus kemudian disalurkan ke koil untuk dinaikkan tegangan menjadi tinggi. Dari sini ketika ingin melihat CDI masih bagus atau tidak nya bisa dilihat dari arus yang dikeluarkan kabel Oren
4. Jalur kabel yang berwarna hitam pada CDI adalah jalur massa yang seperti pada umumnya motor Yamaha
5. Jalur kabel yang berwarna abu abu adalah jalur lampu yang bisa dipakai
6. nah sedangkan untuk kabel yang berwarna putih pada kiprok merupakan jalur pengisian dari output spul menuju ke Kiprok.
7. Jalur kabel yang berwarna merah adalah jalur positif aku menuju ke kiprok






Kalo spt imi fungsi batere cuma utk lampu selain head lamp ya?
iyaa om