Bosmudasatu.com- Mengupas tuntas Rangkaian sistem pengapian Jupiter MX lama dan Baru yang sering kita lihat dijalanan. Sistem pengapian pada Yamaha Jupiter MX merupakan salah satu komponen penting dalam motor untuk mengatur pembakaran bahan bakar di ruang mesin. Berikut adalah penjelasan mengenai sistem pengapian pada Yamaha Jupiter MX:
Jenis Sistem Pengapian
Yamaha Jupiter MX menggunakan sistem pengapian DC dimana arus utama bersumber dari baterai. Sistem ini menggunakan pengendalian elektronik untuk memicu pengapian dengan cara yang lebih efisien dan presisi. sedangkan sinyal pengapian dikendalikan oleh sebuah modul elektronik yang disebut CDI Ya Sobatkuh hehe.
Proses Pengapian
Saat mesin berputar, stator menghasilkan listrik yang disalurkan ke CDI, kemudian memproses sinyal dari pulser untuk mengatur waktu pengapian yang tepat sesuai dengan posisi poros engkol ya. Setelah itu, CDI memberikan tegangan tinggi ke koil pengapian, yang kemudian mengirimkan tegangan tersebut ke busi motor ya sob. Busi akan menghasilkan percikan api yang membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar, menghasilkan tenaga yang menggerakkan mesin.
Komponen Sistem Pengapian
- CDI Unit (Capacitor Discharge Ignition): Modul ini berfungsi untuk menyimpan muatan listrik dalam kapasitor dan melepaskannya ke koil pengapian pada saat yang tepat, sehingga menghasilkan percikan api pada busi.
- Coil Pengapian: Komponen ini merupakan alat untuk meningkatkan tegangan listrik menjadi tegangan tinggi yang dibutuhkan untuk menghasilkan percikan api pada busi ya sob.
- Busi: Sebagai Pemercik Bunga Api ya sob
- Pulser Coil: Pulser coil mendeteksi posisi poros engkol dan memberikan sinyal ke CDI untuk menentukan waktu pengapian.
- Stator: Stator mengubah gerakan mekanis mesin menjadi energi listrik yang digunakan untuk memberi daya pada sistem pengapian dan sistem kelistrikan lainnya.
Penjelasan Jalur Kabel CDI Jupiter MX Lama
Yamaha jupiter memiliki dua soket besar dan kecil, Setiap soket memiliki beberapa jalur kabel dengan fungsi sebagai berikut:
Untuk Soket Besar
- Kabel Hitam masa / ground yang menempel ke rangka body
- Kabel Pink jalur dari pulser
- Kabel Hitam / biru Ke Sensor karburator
- Kabel Coklat Ke Kunci Kontak
- Kabel Hijau / merah ke Sensor Temperatur Mesin
- Kabel Putih jalur dari positif pulser
- Kabel Oren jalur ke Koil
Sedangkan untuk Soket Kecil
- Kabel Hijau putih jalur ke indikator suhu pada speedometer
- Kabel Kuning / putih jalur ke Relay
- Kabel Biru Kuning jalur ke sensor karburator
Sedangkan Untuk Jalur Kabel CDI Jupiter MX New seperti berikut ini
Untuk Soket Besar
- Kabel Hitam seperti biasa ke masa body
- Kabel Hitam / Biru adalah masa pulser dan termostat
- Kabel Coklat jalur input arus 12 volt
- Kabel Hijau / merah jalur Sensor termostat
- Kabel Putih adalah jalur pulser +
- Kabel Oren adalah jalur ke Koil
Sedangkan untuk soket kecilnya
- Kabel biru jalur ke sensor tp karburator
- Kabel Hijau / putih adalah jalur indikator radiator pada layar spedometer
- Kabel Coklat adalah jalur kunci kontak
- Kabel Putih / kuning adalah jalur relay kipas radiator
Jalur Kiprok Yamaha Jupiter MX lama
- Kabel Hitam seperti biasa adalah masa yang menempel ke rangka motor
- Kabel Kuning adalah jalur dari spul sebagai penerangan ya sob
- Kabel Putih adalah jalur dari spul sebagai pengisian ac menjadi dc.
- Kabel Merah adalah jalur menuju ke positif baterai 12 volt
Demikianlah penjelan mengenai jalur pengapian yamaha Jupiter Mx Lama dan Baru beserta dengan fungsinya. Semoga bermanfaat terimakasih, Baca Juga jalur CDI, Kiprok dan spul Jupiter z





