Sistem starter sepeda motor merupakan salah satu komponen yang sangat penting untuk menunjang proses kerja motor, dengan adanya komponen tersebut maka memudahkan pemakai kendaraan saat menghidupkan mesin pertama kali. sistem starter ini menggunakan arus searah dengan mengubah energi listrik dari baterai menjadi energi mekanik untuk memberikan gerak putaran pada poros engkol atau crankshaf sehingga crankshaf akan berputar kemudian gerakan naik turun pada piston terjadi. namun pada dasarnya sistem starter ini hanya untuk memberikan gerakan awal saja ketika mesin akan hidup dan setelah nya tidak akan bekerja lagi.
Mengenal sistem starter sepeda motor
Pada umumnya motor pertama kali hidup membutuhkan gerakan yang cepat, sehingga hal ini lah yang diperlukan gerakan awal untuk menghidupkan nya, dengan begitu maka proses mekanisme kerja mesin dapat bekerja sebaik mungkin. itulah tugas starter sebagai penggerak awal sebelum mesin hidup, sedangkan untuk sistem starter ini dibedakan menjadi dua yaitu:
sistem starter mekanis
Apa itu Sistem starter mekanis? starter mekanis adalah jenis kick starter atau yang sering disebut starter engkol kaki. jenis starter ini sering kita pakai dalam kehidupan sehari hari, namun masih sangat jarang digunakan karena memang membutuhkan tenaga untuk memulainya apalagi jika motor masih sedang bermasalah.
Sistem starter motor listrik
sistem starter motor listrik adalah starter yang menggunakan penggerak motor listrik atau yang sering kita sebut dinamo starter, metode jenis ini tidak memerlukan tenaga karena aki merupakan sumber arus utamanya. sangat cocok untuk digunakan karena mudah dan cepat.
Komponen sistem starter motor listrik
- Pertama Baterai adalah kompone utama pada sistem starter yang berfungsi sebagai sumber arus listrik dc dengan tegangan 12 volt. Baterai sendiri memiliki berbagai jenis dan kapasitasnya tergantung dengan tipe kendaraan tersebut semakin besar kendaraan maka semakin besar pula daya baterai yang dibutuhkan.
- Kedua Fuse / sekring adalah komponen penting yang memiliki fungsi memutuskan arus beban berlebihan ketika terjadi trouble. ini adalah salah satu pengaman yang sangat penting yang harus diperhatikan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah ketika terjadi short circuit.
- Ketiga Main switch / Inition Switch adalah komponen utama sebagai pemutus dan penyambung arus kelistrikan sehingga semua dapat dikendalikan oleh kunci kontak ini.
- Keempat Starter Relay atau yang biasa disebut bendik adalah komponen yang berfungsi menghubungkan arus listrik dari aki menuju ke dinamo starter. memiliki dua bagian yaitu selenoid dan kontak besar yang dihubungkan oleh plat, cara kerjanya ketika sifat kemagnetan terbentuk pada selenoid maka kontak besar ON dan apabila sifat kemagnetan hilang pada selenoid maka kondisi kontak besar OFF.
- Kelima Motor Starter merupakan komponen yang berfungsi untuk menggerakan poros engkol. selanjutnya poros engkol akan mengubah menjadi gerak piston tma dan tmb.
- Keenam Starter Switch adalah salah satu komponen saklar starter yang terpasang pada bagian sebelum relay / bandik dengan tujuan untuk mengaktifkan relay atau melakukan starter.
Cara Kerja saat kondisi Off
Pada gambar dibawah ini adalah skema pada saat kunci kontak kondisi Off dimana jalur kelistrikan didalamnya mati total.

Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa:
- Arus Dari Baterai Positif – Fuse – Ignition Switch – Off
- Arus Dari Baterai Positif – Starter Relay – Off
Cara Kerja saat Kondisi ON

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa:
- Aliran arus dari Baterai Positif – Fuse – Ignition Switch – selenoid relay – starter switch – masa. ini dilihat dari aliran pertama
- Aliran arus dari Baterai Positif – Kontak Besar Relay – Starter Motor – masa. ini jika dilihat dari aliran kedua
Dalam kondisi seperti kejadian diatas ketika starter switch dalam kondisi terhubung maka:
- Pertama terbentuklah sifat kemagnetan pada bagian lilitan selenoid, hal ini terjadi karena sudah mendapat tegangan postif dari baterai dan tegangan negatif sehingga terbentuklah sifat kemagnetannya.
- Kedua Saat plat kontak tertarik sifat kemagnetan, maka tegangan positif baterai langsung mengalir menuju starter motor.
Kenapa harus pakai Starter Relay?
- Pertama dapat Mencegah terjadinya penurunan tegangan karena jarak baterai dan starter motor menjadi lebih pendek.
- Lebih Efisien saat digunakan
- Sesuai dengan Penggunaan
Bagaimana cara perawatan Pada Sistem Starter Motor?
Cara merawat sistem starter pada sepeda motor tidak terlalu sulit seperti contohnya:
- cek dan Pastikan selalu kondisi Baterai motor dalam keadaan baik
- Cek dan pastikan Kondisi jalur skring
- cek dan pastikan Kondisi dinamo baik
- Cek dan pastikan Kondisi Bandik Bagus
Demikian penjelasan mengenai sistem starter pada sepeda motor, semoga bermanfaat untuk teman teman yang sedang membutuhkan, ahir kata bosmudasatu.com mengucapkan terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa baca juga Sistem Pengapian GL Pro.





