Sistem Pengapian Suzuki Smash

masyanto

sistem pengapian suzuki smash

Suzuki smash merupakan salah satu produk paling awet sampai dengan saat ini, bahkan sangat terkenal dengan komponen komponen nya yang begitu tahan lama, dengan memakai sistem pengapian dc maka baterai merupakan salah satu sumber arus utama baik pada sistem engapian ataupun kelistrikanya.

sistem pengapian motor suzuki smash sangat tangguh dan awet ketika digunakan, namun kelemahannya untuk harganya sendiri cukup lumayan merogoh kantong, hal ini sebanding dengan kualitas dan harga.

mengingat ketika dulu sedang bekerja di bengkel resmi suzuki motor ini memang sangat tangguh dan tahan lama, dikarenakan partnya original jarang ada kw nya. namun seiring berkembangnya jaman kendaraan ini tertinggal dan jarang diminati oleh banyak orang lagi.

Bagaimana sistem pengapian suzuki smash

iyaa, suzuki smash adalah kendaraan roda dua dengan pengapian menggunakan sistem DC atau pengapian searah, sehingga baterai atau aki merupakan salah satu arus utamanya, namun walaupun demikian mesin ini tetap bisa berjalan tanpa menggunakan aki dengan catatan kondisi kiprok masih bagus. dan hal ini tidak sangat disarankan karena bisa mempengaruhi komponen lainya seperti cdi mudah rusak, spul dan pulser.

Apa saja Komponen nya?

Komponen nya sama saja dengan kendaraan lainya seperti spul, kiprok, cdi, pulser, koil, busi dan lainya, yang membedakan hanya kabel dan letak soketnya saja, walaupun demikian kita tetap harus belajar untuk mengetahui jalur jalurnya, dengan begitu maka tidak akan bingung ketika mengalami masalah. untuk itu mari simak penjelasan lengkap dibawah ini mengenai jalur sistem pengapian nya.

Penjelasan sistem pengapian suzuki smash

Pertama Kabel Putih dari spul menuju ke kiprok adalah jalur pengisian dimana jalur ini akan mengeluarkan api ketika kita konslet kan ke body, jadi pastikan kabel ini memiliki arus apabila kendaraan kalian mengalami hilang pengapian dijalan.

kedua kabel warna kuning strip putih dari spul menuju ke kiprok adalah jalur penerangan, pastikan jalur ini memiliki arus yang baik karena bisa mengganggu sistem penerangan apabila bermasalah. dan ketika tidak ada arus maka cek kondisi spul apakah ada yang terbakar atau rusak.

ketiga kabel warna biru putih merupakan jalur dari pulser menuju ke cdi, kabel ini merupakan arus positif untuk memberikan sinya pengapian dengan tepat.

keempat kabel biru strip kuning jalur kedua dari pulser yaitu jalur negatif pulser atau masa itu sendiri.

kelima kabel warna merah dari kiprok menuju ke positif baterai adalah jalur untuk mengisi baterai itu sendiri agar tidak lowbat. untuk mengetahui kondisi kiprok masih berfungsi dengan baik atau tidak bisa kita cek dengan cara melihat arus yang dikeluarkan kabel merah ini, jika ada kondisi bagus namun jika tidak ada arus segera ganti kiprok dengan yang baru.

keenam Kabel warna hitam putih adalah massa untuk semua komponen

Ketujuh kabel putih biru dari cdi menuju ke koil adalah jalur utama sistem pengapian yang nantinya akan dihubungkan ke busi.

itulah penjelasan mengenai sistem pengapian suzuki smash, sangat mudah dipahami dan cukup simak sampai selesai. jangan lupa baca juga sistem pengapian honda tiger

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sistem pengapian suzuki smash itu mulai dari spul sampai dengan langkah ahir busi, jadi ketika mengalami trouble urutan pengecekan nya mulai dari spul, kiprok / aki, cdi, koil dan terahir adalah busi.

Bagikan:

Tags

Leave a Comment